Do’aKu!
Sampai saat ini do’a yang sangat aku sukai dan sering ku pohon kan Kepada Allah SWT adalah harapanku untuk selalu bertemu dengan orang-orang yang luar biasa, dan Alhamdulillah Allah selalu mendengar do’a orang-orang yang selalu sabar dalam do’a nya, dan rasa syukur ku yang tak terkira, ketika disetiap kesempatan aku selalu di pertemukan orang-orang yang luar biasa.
Ketika aku masih SMP, ada Janar, Budi, Safari (nggak tahu sekarang gimana kabarnya), Tanto, Widjanarko, dan semoga saat ini mereka masih inget sama aku (smile), dan saya yakin sampai sekarang mereka masih memberikan kontribusi yang positif buat negara yang sedang bangkit ini, paling tidak dalam scope masyarakat yang terkecil dalam lingkungan kita, dan aku berharap mereka semua tetap konsisten dengan memahami untuk apa dan kemana hidup dan kehidupan ini. Amin.
Dan ketika aku di SMA, masih saja Allah mempertemukan aku dengan orang-orang yang hebat yang barang kali juga memberikan warna yang kental dan kuat dalam membangun visi ku untuk menjalani hidup dan kehidupan, sebut saja Prasojo (sekarang jadi dokter tapi entah kemana dia sekarang semoga Allah mempertemukan kami kelak) dari dia lah aku tahu apa itu tarbiyah yang ketika itu masih di bimbing oleh mahasiswa dari UNS (Mas Wawan dan satu lagi aku lupa) untuk belajar tentang makna ma’rifatullah, ma’rifatur Rosul, kemudian ada juga Darwanto temen sholat dhuha ku saat masih SMA hmhm sungguh pengalaman yang luar biasa, anak-anak desa dengan cita-cita yang besar. Dan di SMA ku masih ada Janar, Aji (ketua Osis), Budi, Irul, Ardhan, Atmo, Anita, Fitri (my beloved classmate), Hesti, Haryanto, Yuyu (si Joe), Alhamdullilah yang kutahu dan kudengar mereka sudah sukses banget dari sisi materi dan aku selalu berharap mereka juga tetap konsisten untuk memberikan kontribusi yang positif buat negara ini, melihat apa yang telah mereka dapatkan adalah hanya titipan dan amnah yang suatu saat kelak pasti akan di lihat, diminta pertanggung jawaban, oleh sang maha pemilik semua nya Allah SWT, semoga smua nya tak melupakan mereka tentang kemana mereka harus kembali.
Saat aku kuliah di surabaya, kembali Allah dengan kuasanya mempertemukan aku dengan orang-orang yang luar biasa, sebut saja Varid (my competitor hahaha), Arif, Mujahid, Kusnadi, Tanto, Aries, Ani, dan alhamdulillah mereka juga sudah sukses dari sisi materi dan selalu harap ku pada mereka semua untuk tidak melupakan apa dan siapa yang telah memberikan mereka semua yang mereka punya saat ini, yah hanya Allah lah tempat mereka selalu mensyukuri nya, dan saat aku kuliah di surabaya, yang tak pernah ku lupakan adalah aktifitas Masjid di kampus ITS tercinta, masjid Manarul Ilmi, dan satu momement special adalah kuliah ramadhan menjelang buka bersama di Masjid Manarul Ilmi bersama Ustadz Sapto Waluyo yang waktu itu masih sebagai mahasiswa di Unair, wawasan dan pencerahannya aku anggap sangat luar biasa yang sangat mempengaruhi fikiran ku hingga saat ini, kesan yang mendalam tentang apa yang seharusnya kita lakukan sebagai seorang muslim (as a mujahid Allah), dan rasa syukur ku bertambah saat beliau masih konsisten memegang apa yang waktu itu beliau ajarkan kepada kami. Belum lagi Pak Nuh, uraian nya sangat berkesan dalam fikiran dan hatiku, dan Alhamdulillah beliau sekerang mendapat amanah yang lebih besar, Menkominfo, semoga Allah memberikan kesabaran dan ketegaran dalam memegang amanah yang berat itu.
Dan sekarang saat aku memutuskan kembali untuk kuliah, Allah mempertemukan aku dengan orang-orang yang hebat, punya visi, cita-cita, idealisme yang luar biasa, smoga Allah selalu menjaga mereka dalam keistiqomahan untuk memberikan kontribusi yang positif bagi negara ini yang merupakan tabungan amal buat mereka ketika menghadap Nya nanti.Amin.
Ya Allah, selalu ku pohon pada MU pertemukan aku dengan orang-orang yang hebat yang dapat memberikan aku semangat untuk terus berjuang mengisi hidup dan kehidupan, yang merupakan ladang amal untuk berkhidmad pada Mu ya Allah…….
Salam,
Yudi