07
Jan
09

Baitul Haq Muharam Camp

Mungkin banyak orang awam yang nggak tahu atau nggak perduli dengan tahun baru Islam yang jatuh pada tanggal 1 Muharam kemarin. Ada moment yang cukup unik yang dilakukan oleh DKM Masjid Baitul Haq beberapa waktu yang lalu dalam mengisi malam pergantian tahun Muhamram kemarin. Bukan dalam hal perayaan nya akan tetapi syiar Islam yang lebih utama dari semua nya.

 image018

Nah yang menarik dari peringatan 1 Muharam di Masjid Baitul Haq kemarin adalah “Muharam Camp” yang di ikuti oleh anak-anak se Purigading. Setiap peserta kelihatan sangat antusias, terlihat dari anak-anak yang sangat gembira dengan adanya Muharam Camp tersebut selain itu juga para orang tua yang menghantarkannya juga sangat bersemangat dalam mendukung putra-putri mereka untuk mengikuti program Muhamram Camp tersebut ada banyak harapan yang tertuang dengan ikut sertanya anak mereka dalam Muharam Camp yang pertama ini.

 

“Wah sebenarnya saya nggak tega nglepas anak saya untuk ikut Muharam Camp ini”, sebut saja Pak Dodi salah satu orang tua yang putranya ikut dalam program tersebut. Begitulah salah satu ungkapan dari orang tua peserta Muharam Camp malam itu. Acara yang dimulai setelah ashar atau pukul 15:30 itu dibuka secara resmi pada pukul 18:30 setelah para peserta cilik sholat Maghrib berjamaah, diawali dengan do’a memohon kepada Allah untuk dimudahkan nya pelaksanaan kegiatan yang pertama kali dilaksanakan tersebut. Kemudian setelah sholat Isya’ berjamaah acara dilanjutkan kembali dengan beberapa games yang dipandu dengan sangat interaktif oleh team dari McDonald, sebuah acara yang menebar hadiah sehingga sangat mengundang antusiasme dari anak-anak.

 

Seusai games yang dipandu oleh McDonalds, kegiatan Muharam Camp dilanjutkan dengan Fun Cooking, sebuah kegiatan yang dikemas untuk mempererat jalinan komunikasi antara orang tua dan anak, dalam kegiatan ini anak dan orang tua melakukan “cooking” bersama dengan menu jagung bakar dan sate.

 

Kegiatan terakhir bagi anak-anak adalah Dongeng, yang mengupas tentang cerita para Nabi sebuah sesi kegiatan untuk menumbuhkan kecintaan anak-anak pada Nabi dan Agamanya. Dan untuk merangsang minat anak-anak pada sesi ini, masih juga dibagikan pada anak-anak yang mampu untuk menjawab pertanyaan yang diajukan oleh pembawa acara. “Abi, Aku dapet hadiah Bi..karena aku bisa baca Do’a..”, ungkap seorang anak dengan ceria nya ketika dia dapat melantunkan do’a sebelum makan dengan artinya dan sebagai hadiahnya sebuah tas, sarung, tempat pensil yang baru siap menemaninya. Semoga Allah menambahkan Ilmu kepadanya, memberikan keberkahan untuk hidup hingga nanti.Amin.

 

Ada beberapa catatan kecil yang perlu dibuat untuk acara yang luar biasa bagus ini, yaitu aturan jam malam untuk menjaga stamina anak-anak dalam megikuti setiap kegiatan, sebab kedapatan anak-anak masih banyak yang main hingga pagi hari sehingga mereka tidak dapat megikuti kegiatan sampai dengan selesai. Sebab ketika acara penutup yaitu Senam bersama masih banyak anak-anak yang tertidur dan juga banyak yang meninggalkan sholat subuh karena terlalu mengantuk. Semoga untuk Muharam Camp berikutnya menjadi lebih baik. Barakallah Akhi……

                                                                                               

Dalam waktu yang bersamaan dengan kegiatan Muharam Camp ini, untuk mereka para orang tua juga dilaksanakan sebuah Kajian Islam yang menghadirkan pembicara Dr.Khattabi. Pembicara dalam uraiannya banyak menjelaskan bahwa kita umat Islam banyak sekali mempunyai momentum yang dapat kita gunakan untuk melakukan refleksi pada diri kita sehingga kita dapat membuat sebuah refleksi diri yang pada akhirnya akan melahirkan individu yang akan selalu segar ruhiahnya karena selalu diisi dengan refleksi diri saat momentum-momentum tersebut.

 

Acara tausyiah agama itu diakhiri tepat pukul 00:00 malam, dan akan dilanjutkan dengan sholat Qiyamul Lail berjamaah yang dimulai pada pukul 02:30, dan subhanallah Imam Sholat Qiyamul Lail pada malam itu sangat indah bacaaan nya, sangat jelas dan tartil, semoga Allah memberkahinya.         

 

 

Wassalamu’alaikum,

Abu Intan-Akmal-Hana                                   

24
Dec
08

Do’a Ku!

Do’aKu!

Killersberg MesseSampai saat ini do’a yang sangat aku sukai dan sering ku pohon kan Kepada Allah SWT adalah harapanku untuk selalu bertemu dengan orang-orang yang luar biasa, dan Alhamdulillah Allah selalu mendengar do’a orang-orang yang selalu sabar dalam do’a nya, dan rasa syukur ku yang tak terkira, ketika disetiap kesempatan aku selalu di pertemukan orang-orang yang luar biasa.

Ketika aku masih SMP, ada Janar, Budi, Safari (nggak tahu sekarang gimana kabarnya), Tanto, Widjanarko, dan semoga saat ini mereka masih inget sama aku (smile), dan saya yakin sampai sekarang mereka masih memberikan kontribusi yang positif buat negara yang sedang bangkit ini, paling tidak dalam scope masyarakat yang terkecil dalam lingkungan kita, dan aku berharap mereka semua tetap konsisten dengan memahami untuk apa dan kemana hidup dan kehidupan ini. Amin.

Dan ketika aku di SMA, masih saja Allah mempertemukan aku dengan orang-orang yang hebat yang barang kali juga memberikan warna yang kental dan kuat dalam membangun visi ku untuk menjalani hidup dan kehidupan, sebut saja Prasojo (sekarang jadi dokter tapi entah kemana dia sekarang semoga Allah mempertemukan kami kelak) dari dia lah aku tahu apa itu tarbiyah yang ketika itu masih di bimbing oleh mahasiswa dari UNS (Mas Wawan dan satu lagi aku lupa) untuk belajar tentang makna ma’rifatullah, ma’rifatur Rosul, kemudian ada juga Darwanto temen sholat dhuha ku saat masih SMA hmhm sungguh pengalaman yang luar biasa, anak-anak desa dengan cita-cita yang besar. Dan di SMA ku masih ada Janar, Aji (ketua Osis), Budi, Irul, Ardhan, Atmo, Anita, Fitri (my beloved classmate), Hesti, Haryanto, Yuyu (si Joe), Alhamdullilah yang kutahu dan kudengar mereka sudah sukses banget dari sisi materi dan aku selalu berharap mereka juga tetap konsisten untuk memberikan kontribusi yang positif buat negara ini, melihat apa yang telah mereka dapatkan adalah hanya titipan dan amnah yang suatu saat kelak pasti akan di lihat, diminta pertanggung jawaban, oleh sang maha pemilik semua nya Allah SWT, semoga smua nya tak melupakan mereka tentang kemana mereka harus kembali.

Saat aku kuliah di surabaya, kembali Allah dengan kuasanya mempertemukan aku dengan orang-orang yang luar biasa, sebut saja Varid (my competitor hahaha), Arif, Mujahid, Kusnadi, Tanto, Aries, Ani, dan alhamdulillah mereka juga sudah sukses dari sisi materi dan selalu harap ku pada mereka semua untuk tidak melupakan apa dan siapa yang telah memberikan mereka semua yang mereka punya saat ini, yah hanya Allah lah tempat mereka selalu mensyukuri nya, dan saat aku kuliah di surabaya, yang tak pernah ku lupakan adalah aktifitas Masjid di kampus ITS tercinta, masjid Manarul Ilmi, dan satu momement special adalah kuliah ramadhan menjelang buka bersama di Masjid Manarul Ilmi bersama Ustadz Sapto Waluyo yang waktu itu masih sebagai mahasiswa di Unair, wawasan dan pencerahannya aku anggap sangat luar biasa yang sangat mempengaruhi fikiran ku hingga saat ini, kesan yang mendalam tentang apa yang seharusnya kita lakukan sebagai seorang muslim (as a mujahid Allah), dan rasa syukur ku bertambah saat beliau masih konsisten memegang apa yang waktu itu beliau ajarkan kepada kami. Belum lagi Pak Nuh, uraian nya sangat berkesan dalam fikiran dan hatiku, dan Alhamdulillah beliau sekerang mendapat amanah yang lebih besar, Menkominfo, semoga Allah memberikan kesabaran dan ketegaran dalam memegang amanah yang berat itu.

Dan sekarang saat aku memutuskan kembali untuk kuliah, Allah mempertemukan aku dengan orang-orang yang hebat, punya visi, cita-cita, idealisme yang luar biasa, smoga Allah selalu menjaga mereka dalam keistiqomahan untuk memberikan kontribusi yang positif bagi negara ini yang merupakan tabungan amal buat mereka ketika menghadap Nya nanti.Amin.

Ya Allah, selalu ku pohon pada MU pertemukan aku dengan orang-orang yang hebat yang dapat memberikan aku semangat untuk terus berjuang mengisi hidup dan kehidupan, yang merupakan ladang amal untuk berkhidmad pada Mu ya Allah…….

Salam,

Yudi

24
Dec
08

Ke Planetarium

Ke Planetarium

Oleh: Intan Irsalina Hajidah

It's Me IntanDi Planetarium aku lihat musium nya, dimusiumnya ada pertunjukannya, terus disana aku bisa lihat bintang juga bisa terbang seru banget deh. Aku juga bisa mendapat pelajaran dari sana, jugak bisa beli buku disana, bukunya tentang di planetarium, ada cerita tentang tata surya, ada pengetahuan planet pluto, mars, bintang dan lain-lian, o iya disana aku Sholat sama abi juga sama akmal, terus aku nonton filmnya.

Filmnya bagus banget, nontonnya sampai satu jam-an tau. Bisa lihat meteor, juga bisa lihat bintang gemintang i angkasa, senang nya berkunjung ke Planetarium, sebuah pengalaman yang nggak akan terlupakan….

Terima Kasih Abi…

Salam – Intan

16
Jun
08

Mabit “Mengenang 3 Tahun Ust.Rahmat Abdullah” di IQRO’

Mabit: “Mengenang 3 Tahun Ust.Rahmat Abdullah” di Islamic Center IQRO’

Alhamdulillah, Jum’at malam bertempat di Islamic Center Iqro’ pondok gede, diadakan Mabit atau bermalam di Masjid untuk mengenang tiga tahun meninggalnya syaikhut Tarbiyah Ustad Rahmat Abdullan Allahyarham. Dalam acara atau kegiatan ini tidak untuk memberikan sesuatu yang berlebih terhadap Ust.Rahmat secara individu, namun dalam acara ini lebih kepada untuk mengenang dan membangkitkan kembali ghirah dalam memberikan pelayanan dan berdakwah secara ikhlas dan positif.

Dalam acara tersebut diawali dengan ceramah yang di bawakan oleh “afwan ana lupa nama Ustads nya” tapi yang jelas bahwa beliau mengingatkan kembali kepada kita tentang masa awal dakwah dan menghimbau untuk tidak melupakan hal-hal kecil yang merupakan cikal bakal gerakan dakwah ini, meski sekarang Allah telah memberikan nikmat dengan dakwah syaksiyah atau dakwah politik yang sudah mulai kelihatan hasilnya, namun kita tidak boleh melupakan hal-hal “kecil” yang sudah menjadikan gerakan ini menjadi seperti sekarang ini.

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan pemutaran film tentang biography ustad Rahmat Abdullah, sangat mengesankan, dari film ini kita dapat dengan lebih dekat mengenal ustad Rahmat dalam kehidupan beliau sehari-hari dalam kesederhanaan dan keikhlasan untuk menyampaikan tugas dan pesan dari Allah SWT kepada seluruh umat….subhanallah sebuah gambaran yang patut untuk di teladani bagi kita semua.

Pemutaran film yang belum seluruhnya selesai ini berakhir pukul 22:00 kemudian peserta Mabit dipersilakan untuk istirahat agar tetap segar saat bangun untuk mengikuti sholat qiyamul lail berjamaah yang di pimpin oleh Ustad Ahmad Syaiku…sholat qiyamul lail di laksanakan dengan sangat khusu bacaan Ustad Ahmad Syaikhu yang tartil membuat suasana menjadi sangat hening dan sahdu.

Sholat Qiyamul lail yang berakhir 10 menit menjelang Adzan Subuh ini kemudian di lanjutkan dengan sholat subuh berjamaah, setelah sholat subuh berjamaah, Mabit dilanjutkan dengan ceramah subuh yang di pimpin oleh Ustad Muhith M. Iskak, topik yang diambil adalah tafsir QS AN NAHL yang secara garis besar berisi tentang kenabian dan kerosulan, banyak di kupas tentang Nabi Allah Muhammad SAW….acara belum selesai tapi ana pulang pukul 06:00 udah kangen sama my jundi….insya Allah akan datang lagi bulan depan….

Ustad Rahmat……tetap menjadi teladan bagi kami…..

Salam,

Abu Hana

13
Jun
08

Summary “The Rise of India”

The Rise of India

Some years ago, when some body asking us about India, what do you think about India? And the answer should be, a country with number second biggest population in the world and the poor society was among them. But, when we asking about the India right now, the answer must be different, since the goverment of india has been successfull developed their country becomes the centre of the software development and also the centre of the qualified outsourcing employee. 

Start from Banglore, India was rising from the poor country becomes developed country, and even there were many problem which is still occured inside the India, such as the demography problem.

But India could showing us that they becomes the great country, because they was really know which part of the country should be developed. There were two point which we could take as a sample from the brightness of India:

1. They have succeded developed their education system, from this education method resulting the human resources with high qaulification, so they could compete with the other or big company to give the best serve.

2. They focus on the technology development and also at the financial knowledge, where the other developing country was less in this two factor.

And now, India was becomes one of the desired country to invest their capital, beside big citizen, India also using english as a second language,so this matter was their benefit to be chosen by the investor. India’s competitor was china, since china also has the biggest number of employee, and they could offer the production cost very cheap, because the labour cost at India and china was very low so they was total compete to gather the capital investment from the investor.  

Education, The keyword of the India successfull.

21
Nov
07

Elasticity Theory

Chapter 3, of the Introduction Economics for Manager which wrote by Baye was talk about the Elasticity Theory. This theory was talk about the indicator or paramater to measure how sensitive enough the Quantity Demand of one product with the price. The symbol of the Elastivity was EQx,Px = deltaQ/deltaP. The meaning of this index was how much quantity of demand will change if the price was change. 

21
Nov
07

Ketika Cinta Bertasbih part 2

Sebuah karya sastra yang sangat luar biasa dan layak untuk diberikan bintang 5. Habiburahman Al Shirazy, telah memadukan dakwah Islam dalam sebuah cerita cinta yang jauh dari kesan cinta picisan, cinta yang hanya mengumbar nafsu maaf “kebinatangan”. Sebuah karya yang lahir dari anak muda dengan hati dan fikiran yang jernih, semoga semua nya merupakan awal yang menakjubkan bagi umat Islam yang sudah babak belur di dera masalah.

Penulis mampu membawa kita untuk larut dalam alur cerita sehingga dapat membangkitkan emosi dan seolah kita merasa ada dalam cerita yang panjang. Sebuah cerita yang realistis.

Barakallah Ustadz…….(Habiburahman El Shirazy). Semoga Allah memberkahi ilmu Ustadz. Amin.